aszscase
Pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah daerah. Di Kota Tarakan, tantangan geografis dan sosial terus dijawab dengan berbagai inovasi program untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses belajar yang layak.
Salah satu langkah nyata yang diambil oleh Pemerintah Kota Tarakan adalah peresmian Sekolah Rakyat Rintisan 1C pada akhir September 2025. Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu atau mereka yang masuk dalam kategori miskin ekstrem agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Sekolah ini menawarkan jenjang SD dan SMP dengan kuota awal sekitar 100 siswa.
Selain fokus pada akses bagi warga kurang mampu, pemerintah daerah juga terus melakukan peningkatan fasilitas fisik. Contohnya adalah rencana pengembangan SMP Negeri 6 Tarakan di wilayah Juwata Laut. Kunjungan pejabat pemerintah ke lokasi tersebut bertujuan untuk mengkaji kebutuhan fasilitas dan kurikulum agar kualitas pembelajaran di pinggiran kota tetap setara dengan pusat kota.
Tantangan ke depan bukan hanya soal gedung, tapi juga adaptasi teknologi. Dinas Pendidikan Kota Tarakan kini mulai mendorong pembelajaran berbasis teknologi dengan menyediakan akses materi daring dan fasilitas Wi-Fi di hampir seluruh sekolah guna mendukung literasi digital siswa.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, pendidikan di Kota Tarakan diharapkan dapat terus berkembang menjadi rujukan peningkatan kualitas penduduk di wilayah Kalimantan Utara.
Bagikan Artikel
Bagikan artikel ini kepada teman dan keluarga Anda